TANA TORAJA....The Secret Land

Tana Toraja telah membuktikan bahwa ada kehidupan setelah kematian dengan adanya upacara-upacara yang dilakukan oleh masyarakatnya. Mengambil keindahan dari Bali, bentuk rumah dari Batak di Sumatera Utara, dan budaya batu megalitikum dari Sumba dan mata Anda tidak akan dibuatnya terpejam. Makam-makam di gua, makam yang digantung, Tau Tau (boneka kayu seukuran manusia) dari orang yang sudah meninggal dan penyembelihan kerbau secara besar-besaran di setiap musim panas; hal ini mengerikan tetapi sangat memukau. Disinilah dunia dengan caranya sendiri.

Tana Toraja, seringkali disebut sebagai Tanah Para Raja-raja Surgawi. Sebuah kelompok etnis yang percaya bahwa nenek moyangnya telah turun dari surga melalui gunung sekitar 20 generasi yang lalu. Masyarakat Toraja memiliki budaya unik berdasarkan pada kepercayaan animisme. Perlu diketahui bahwa upacara pemakaman kuno mereka adalah di gua ataupun digantung, mereka mempraktekkan pemujaan terhadap leluhur sampai dengan hari ini dimana kematian dan upacara kehidupan setelahnya adalah sebuah perayaan besar ketika kerbau-kerbau dikorbankan dalam acara terakhir pada saat upacara, setelah itu jasad dari orang yang meninggal diletakkan di dalam peti dan dikebumikan di dalam gua yang telah disiapkan pada tebing yang tinggi.

toraja tanah para raja
Tanah para Raja di Surga
Berdasarkan mitos masyarkat setempat, para leluhur Toraja datang dan turun dari surga menggunakan tangga, dimana para leluhur digunakan untuk melakukan komunikasi dengan Pencipta mereka, Puang Matua.
toraja hidup setelah kematian
The Walking Death, Ma'nene adalah upacara suci sebagai penghormatan bagi anggota keluarga yang sudah meninggal. Suku Toraja percaya bahwa orang yang sudah meninggal tetap berada disekitar mereka sampai dikuburkan. Mereka akan mengeluarkan jasad dari dalam peti, merawat dan mengganti pakaiannya.
rumah tongkonan toraja
Rumah Tongkonan, rumah ini memiliki atap yang mencolok seperti perahu dan sadel. Legenda mengatakan bahwa toraja pertama kali datang ke dari utara menggunakan kapal dan terjebak dalam badai yang merusak kapal mereka sangat parah sehingga mereka menggunakannya sebagai atap untuk tempat tinggal baru mereka.
patung tau tau toraja
Patung Tau Tau,
Tau Tau adalah boneka kayu ataupu bambu seukuran manusia dan biasanya di tempatkan di dalam goa yang terlihat dari tanah di bawahnya. Kata Tau adalah bahasa suku Toraja yang berarti laki-laki.
makam batu toraja
Makam Gua, masyarakat Toraja mengubur orang jenazah dengan banyak cara : peti mati yang digantung di tebing atau diletakkan di gua atau di dalam makam batu berukir. Setiap peti mati berisi barang milik almarhum untuk dibawa serta dan dibutuhkan di kehidupan setelah kematian nanti.
pohon kuburan bayi toraja
Pohon Makam Bayi, masyarakat Toraja memiliki keyakinan unik untuk bayi yang meninggal. Jika anak tersebut meninggal sebelum tumbuh gigi, keluarganya akan membuat lubang disisi pohon dan memasukkan jenazah tersebut ke dalamnya. Kemudian, pohon tersebut tumbuh kembali di sekitar tubuh si kecil dan menyerapnya.
ukiran kayu toraja
Ukiran Kayu, adalah manifestasi utama bagi masyarakat Toraja. Mereka melakukannya untuk mengekspresikan konsep sosial dan religi sebagai utamanya. Setiap ukiran memiliki nama khusus dan motif umumnya adalah pemandangan dari kehidupan lokal, binatang dan tumbuhan yang melambangkan kebajikan-kebajikan.
batu altar toraja bori parinding
Bori’ Parinding, suatu penghormatan atas tanah dan pemakaman, berdirinya batu tegak besar; masing-masing mewakili suatu pesta atas jasa yang dilakukan di masa lalu oleh orang-orang yang memiliki status tinggi. Bertebaran di sekitar tanah pemakaman dengan batu-batu besar berukir dari mereka, dimana sisa-sia manusia ditempatkan.
Image Slider

Tana Toraja Itinerary :

Hari 1: Denpasar - Makassar - Bantimurung - Sengkang ( L )
Anda akan dijemput di pagi hari dari hotel yang ada di Bali Selatan menuju ke bandara. Penerbangan pagi akan di dilakukan untuk menuju ke Makassar. Setelah sampai, dengan melalui perjalanan darat Anda akan dibawa langsung menuju ke Sengkang, sebuah tempat yang terkenal sebagai pusat kerajinan pakaian sutera di Sulawesi Selatan. Dalam perjalanan, kita akan mengunjungi air terjun Bantimurung yang juga menjadi tempat wisata favorit karena keindahan dari keanekaragaman kupu-kupunya. Makan siang di perjalanan. Pada sore hari, tiba di Sengkang dan langsung menuju ke Danau Tempe dimana kita akan melakukan pengarungan menggunakan perahu untuk melihat dan cara hidup dari para nelayan Buginese dengan rumah terapungnya. Kita akan bermalam di penginapan sederhana yang ada di Sengkang.

Hari 2: Sengkang - Palopo - Tana Toraja ( B,L )
Setelah makan pagi, kita akan mengunjungi pabrik sutera tradisional yang kebanyakan dilakukan oleh para wanita yang memutar tangan dan menjalin sutera menjadi pakaian. Kemudian kita akan menuju ke Tana Toraja melalui Palopo dimana kita akan melihat begitu banyak keindahan yang spektakuler selama perjalanan. Makan siang selama perjalanan. Pada sore hari kita akan tiba di Tana Toraja dan bermalam disni. Istirahat adalah waktu yang tepat setelah melakukan perjalanan selama satu hari penuh.

Hari 3: Tana Toraja ( B,L )
Setelah sarapan, satu hari penuh melakukan wisata dan mengunjungi atraksi utama di Tana Toraja. Mengunjungi makam batu yang tergantung beserta boneka Tau Tau di Lemo, dilanjutkan menuju ke Kambira dimana kita akan melihat keunikan dan kekhasan makam bayi-bayi yang ada di dalam pohon. Kemudian kita akan melihat dan mengeksplorasi arsitektur dari Rumah Tongkonan di desa Kete Kesu dan Londa, dimana makam alami untuk orang-orang yang meninggal dimakamkan. Makan siang di siapkan di rumah makan lokal di Rantepao. Pada sore hari, kita akan mengunjungi Nanggal dan Siguntuk, sebuah desa suku Toraja yang cukup terkenal karena rumah Tongkonannya yang sudah tua beserta gudang berasnya. Kembali ke hotel dan istirahat.

Hari 4: Tana Toraja ( B,L )
Setelah sarapan, kita akan melakukan perjalanan pagi menuju ke Tinombayo, dimana we kita bisa menikmati pemandangan yang luar biasa yakni batu megalitikum yang tersebar di pesawahan yang cukup luas. Kemudian gua pemakaman di Lokomata. Dari Lokomata, kita akan melanjutkan perjalanan menuju Batutumonga dimana kita akan treking jalur pendek, menikmati panorama yang indah dan momen yang baik untuk melihat kehidupan yang unik dari suku Toraja. Makan siang di rumah makan lokal yang ada di Batutumonga. Pada sore hari, kita akan mengunjungi Pallawa dan Sa'dan, desa suku Toraja yang cukup terkenal karena kesenian kayunya. Kembali ke hotel dan istirahat.

Hari 5: Toraja - Makassar - Denpasar ( B,L )
Setelah sarapan yang cukup cepat, kembali ke Makassar dan istirahat untuk makan siang di perjalanan menuju ke bandara untuk penerbangan menuju Denpasar, dimana transportasi sudah disiapkan dan akan mengantarkan Anda ke hotel di Bali Selatan.

NOTIFIKASI :
Syarat dan Ketentuan berlaku.
Rencana perjalanan dapat di modifikasi sesuai dengan kebutuhan Anda.

Untuk kenyamanan Anda, kami menyediakan akomodasi di Bali sebelum dan sesudah perjalanan ke Tana toraja, tiket pesawat Denpasar - Makassar - Denpasar, transportasi dari dan ke bandara untuk penerbangan internasional Anda, sesuai standar wisata di sekitar Bali.


LAYANAN KAMI :
PROFESSIONAL DEVELOPMENT
INDONESIA TOUR OPERATOR TRUE LOVE STORY CONCEPT


The Wonderful of Indonesia :
Bali Pulau Eksotis
Bunaken, Surga dari Utara
Flores, Tanah Para Leluhur
Raja Ampat, Surga Biru Dunia
Papua Barat, Dunia yang Hilang
Sumatera Utara, Taman Surgawi
Jawa, Pulau dengan Seribu Cerita
Lombok, Kisah sebuah Kebenaran
Pulau Komodo, Daratan Sang Naga
Tana Toraja, Tanah Berjuta Rahasia
Suku Mentawai, Dunia yang Menarik
Orangutan, Manusia Dimensi Berbeda


BROSUR KAMI

TIPS dan TRICKS

GALERI INDONESIA

Hotel & Resort Services :
The Jimmers, Puncak
Kampoeng Baron, Jogjakarta
Amanwana Resort, West Sumba

say love for Indonesia Shopping Area

Punya ide untuk berkeliling Indonesia ???

Kami akan membawa Anda ke jantung hati Indonesia.